Sosialisasi Program Bantuan Teaching Factory di SMK Kesehatan Sadewa Wates
SMK Kesehatan Sadewa Wates menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Bantuan Pemerintah Untuk Penguatan Teaching Factory (TEFA) tahun 2025. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembelajaran berbasis industri, sehingga lulusan SMK tidak hanya memiliki keterampilan teknis tetapi juga kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Dra. Kendarti Satiti, M.Pd.Si. memberikan materi tentang implementasi pembelajaran TEFA. Beliau menekankan bahwa TEFA bukan hanya praktik keterampilan, tetapi model pembelajaran yang menyatu dengan budaya kerja industri. Murid diajak memahami alur produksi, standar mutu, serta etos kerja sehingga proses belajar lebih kontekstual, mendalam, dan berorientasi pada kebutuhan nyata. Sementara itu, Dr. Lastiani Warih Wulandari, S.E., M.M. dari Putri Kedaton Griya Cantik dan Spa memaparkan perspektif industri dalam program Banper TEFA 2025. Beliau menegaskan bahwa dunia usaha dan industri membutuhkan tenaga kerja yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki keterampilan komunikasi serta kolaborasi. Dengan adanya dukungan pemerintah melalui bantuan TEFA, SMK diharapkan semakin mampu menjembatani kesenjangan antara sekolah dengan dunia industri.
Melalui sosialisasi ini, SMK Kesehatan Sadewa Wates berkomitmen mengoptimalkan TEFA sebagai pusat pembelajaran berbasis industri yang unggul, sehingga lulusan siap terjun di dunia kerja sekaligus membuka peluang wirausaha mandiri. Tefa bukan sekadar program bantuan, tapi strategi transformasi pendidikan vokasi.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Workshop Evaluasi Pelaksanaan Bimtek Pembelajaran Mendalam
Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPVSB) Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran M
SMK Negeri 1 Kokap Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Projek Kokurikuler
Kokap, 27 Agustus 2025 — SMK Negeri 1 Kokap menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dengan fokus pada penyusunan projek kokurikuler berbasis Profil Pelajar
Penanaman Bawang Merah
Siswa kelas XI ATPH SMK N 1 Nanggulan dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan menanam bawang merah di bawah asuhan kaproli Bapak Bambang Purwantoro. Proses ini diawali dengan pembel
Bimtek Penerapan DL Dalam Pembelajaran Bagi Guru Perhotelan DIY
Guru-guru Perhotelan SMK se-DIY menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti kegiatan Bimtek Peningkatan Kompetensi di Hotel Cordia YIA Kulon Progo. Kegiatan ini diselenggarakan oleh MG
Inkuiri Kolaboratif untuk Mengatasi Tantangan Pembelajaran
Jumat, 15 Agustus 2025, Pelatihan PM bagi Guru SMK Wilayah D.I. Yogyakarta di locus SMK N 1 Pengasih memasuki hari kelima. Materi Inkuiri Kolaboratif dipandu oleh fasilitator Dra. Kenda
Guru SMK DIY Asah Keterampilan Menyusun Perencanaan Pembelajaran
Pelatihan PM bagi guru SMK se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlokasi di SMK Negeri 1 Pengasih memasuki hari keempat, 14 Agustus 2025. Materi pada sesi ini Perencanaan Pembelajaran pa
Guru SMK DIY Antusias Dalami Asesmen dalam Pelatihan PM Hari Ketiga
Rabu, 13 Agustus 2025 merupakan hari ke-3 Pelatihan PM bagi Guru SMK Wilayah D.I. Yogyakarta untuk Locus SMK Negeri 1 Pengasih mempelajari materi penting tentang asesmen dalam pembelaja
H 2 Diklat PM Bagi Guru SMK Lokus SMK N 1 Pengasih: Peserta Antusias dan semangat
Selasa (12/08/2025), Ruang Bima SMK N 1 Pengasih kembali dipenuhi semangat para guru. Hari kedua Diklat PM bagi guru-guru SMK se-DIY khusus wilayah Kulon Progo menghadirkan suasana yang
Pelatihan Pembelajaran Mendalam Bagi Guru SMK di Lokus SMK N 1 Pengasih
Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Jenjang SMK di D.I. Yogyakarta melaksanakan Pelatihan Pembelaj
Workshop Perencanaan Pembel di SMK Maarif 1 Nanggulan
Perencanaan pembelajaran adalah kunci utama keberhasilan proses belajar mengajar. Guru sebaiknya merancang pembelajaran secara matang agar lebih siap menghadapi dinamika kelas, menyesua
