Pendampingan OJT 2 Diklat PM Guru Locus SMK N 1 Pengasih
Kegiatan pendampingan OJT 2 Diklat PM Guru locus SMK Negeri 1 Pengasih terlaksana dengan baik. Kegiatan dalam bentuk open class untuk mengimplementasikan materi yang sudah dipelajarai selama diklat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan inspiratif. Open class melakukan observasi 3 guru model yaitu Bekti Lestari, S.Pd., M.Pd., Istiyani, S.Pd., dan Rina Aryani, S.Pd., M.Pd. Hasil observasi guru model dianalisis untuk dilakukan evalusi dan diberi umpan balik. Dari penampilan ketiga guru model secara menyeluruh sudah melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan PM, menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, kerangka pembelajaran sudah dilaksanakan walau masih ada beberapa bagian yang masih tipis. Antusiasme murid tampak jelas sepanjang kegiatan pembelajaran. Mereka bersemangat mengikuti proses pembelajaran, berani menyampaikan gagasan, bertanya, dan berkomunikasi dengan baik tanpa rasa takut walaupun banyak observer di kelasnya.
Hasil umpan balik yang disampaikan seluruh peserta, secara umum mengapresiasi pelaksanaan pembelajaran yang sudah dilakukan, walau masih ada beberapa hal yang berlu diperbaiki baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen. Para pendamping memberikan apresiasi dan masukan berharga untuk pengembangan pembelajaran ke depan. Dr. Gusyanti, M.Pd. menekankan bahwa pembelajaran perlu lebih dinamis. Guru perlu melakukan moving didalam kelas tidak hanya pada sisi tertentu sehingga semua murid merasa diperhatikan. Totok Setyadi, S.Pd. menambahkan pentingnya pengaturan ruang kelas yang mendukung interaksi. Tempat duduk sebaiknya dibuat lebih fleksibel sehingga murid dapat berdiskusi dengan leluasa. Dengan begitu, komunikasi dan kolaborasi bisa terbangun lebih kuat. Sedangkan Dra. Kendarti Satiti, M.Pd.Si. menekankan perlunya perluasan kemitraan. Kemitraan pembelajaran tidak hanya sebatas dengan guru mata pelajaran, tetapi juga dapat dikembangkan bersama instansi terkait.
Kegiatan open class ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi guru locus dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana sekolah dapat menciptakan suasana belajar yang positif, kolaboratif, dan memberdayakan murid.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Workshop Evaluasi Pelaksanaan Bimtek Pembelajaran Mendalam
Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPVSB) Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran M
Ekspose hasil dan evaluasi PKKS di Kulon Progo
Kegiatan Ekspose Hasil dan Evaluasi Pelaksanaan PKKS untuk SMA dan SMK di Kabupaten Kulon Progo diselenggarakan di Balai Dikmen Kabupaten Kulon Progo sebagai bentuk akuntabilitas dan up
PKKS di SMK N 1 Kokap
Sebagai asesor penilaian kinerja, PKKS menjadi merupakan langkah penting untuk memastikan kepemimpinan sekolah berjalan efektif, profesional, dan berdampak nyata pada peningkatan mutu p
PKKS di SMK N 2 Pengasih
PKKS merupakan sarana penting untuk memastikan kepemimpinan sekolah berjalan selaras dengan kebutuhan dan perkembangan pendidikan kejuruan. Melalui tujuh aspek utama, yaitu berorientasi
Bimtek Piloting Kelompok Kerja KSPS
Pengawas sekolah merupakan aktor strategis dalam mengawal transformasi pendidikan nasional. Peran pengawas tidak hanya terbatas pada fungsi supervisi dan kontrol administratif, tetapi s
Workshop PM dan Kokurikuler di SMK Kecamatan Sentolo Tingkatkan Kompetensi Guru
Seluruh guru dari SMK Ma’arif Nurul Haromain Sentolo dan SMK Muhammadiyah Sentolo tanggal 1 dan 2 Oktober 2025 mengikuti kegiatan workshop pembelajaran mendalam dan pelaksana
Pelaksanaan Pendampingan OJT 3 Diklat PM Guru di SMK N 1 Pengasih
Pendampingan OJT 3 dalam rangka Diklat PM Guru di Locus SMK Negeri 1 Pengasih berlangsung sukses. Melalui kegiatan open class dilaksanakan di kelas Istiyani, M.Pd, Bekti Lest
Sosialisasi Program Bantuan Teaching Factory di SMK Kesehatan Sadewa Wates
SMK Kesehatan Sadewa Wates menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Bantuan Pemerintah Untuk Penguatan Teaching Factory (TEFA) tahun 2025. Program ini menjadi langkah strategis unt
SMK Negeri 1 Kokap Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Projek Kokurikuler
Kokap, 27 Agustus 2025 — SMK Negeri 1 Kokap menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dengan fokus pada penyusunan projek kokurikuler berbasis Profil Pelajar
