PKKS di SMK N 1 Kokap
Sebagai asesor penilaian kinerja, PKKS menjadi merupakan langkah penting untuk memastikan kepemimpinan sekolah berjalan efektif, profesional, dan berdampak nyata pada peningkatan mutu pendidikan. PKKS di di SMK N 1 Kokap berlangsung dengan efektif, harmonis, dan santai. Mulai tahun 2025 PKKS menilai tujuh aspek utama, yaitu berorientasi pada layanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Kepala sekolah dituntut mampu memberikan layanan prima kepada warga sekolah, berkolaborasi dengan semua pihak, mengelola program secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta menunjukkan kompetensi manajerial dan pedagogis yang memadai. Kepala sekolah juga harus memiliki hubungan kerja yang harmonis, sikap loyal terhadap kebijakan pendidikan, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan terbangunnya budaya kolaboratif menjadi indikator penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang positif.
PKKS berfungsi untuk meningkatkan kapasitas kepala sekolah pada aspek manajerial, supervisi akademik, kewirausahaan, dan pengembangan sekolah. Melalui proses penilaian yang objektif, kepala sekolah memperoleh umpan balik konstruktif untuk memperkuat strategi pengelolaan sumber daya, supervisi pembelajaran, inovasi sekolah, dan kemitraan dengan eksternal. Lebih jauh, PKKS membantu mengukur sejauh mana program yang dijalankan sekolah berdampak pada mutu pendidikan, budaya sekolah, dan prestasi siswa. Dengan demikian, PKKS tidak hanya menjadi evaluasi administratif, tetapi juga sarana peningkatan mutu berkelanjutan bagi SMK N 1 Kokap.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Workshop Evaluasi Pelaksanaan Bimtek Pembelajaran Mendalam
Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPVSB) Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran M
Ekspose hasil dan evaluasi PKKS di Kulon Progo
Kegiatan Ekspose Hasil dan Evaluasi Pelaksanaan PKKS untuk SMA dan SMK di Kabupaten Kulon Progo diselenggarakan di Balai Dikmen Kabupaten Kulon Progo sebagai bentuk akuntabilitas dan up
PKKS di SMK N 2 Pengasih
PKKS merupakan sarana penting untuk memastikan kepemimpinan sekolah berjalan selaras dengan kebutuhan dan perkembangan pendidikan kejuruan. Melalui tujuh aspek utama, yaitu berorientasi
Bimtek Piloting Kelompok Kerja KSPS
Pengawas sekolah merupakan aktor strategis dalam mengawal transformasi pendidikan nasional. Peran pengawas tidak hanya terbatas pada fungsi supervisi dan kontrol administratif, tetapi s
Workshop PM dan Kokurikuler di SMK Kecamatan Sentolo Tingkatkan Kompetensi Guru
Seluruh guru dari SMK Ma’arif Nurul Haromain Sentolo dan SMK Muhammadiyah Sentolo tanggal 1 dan 2 Oktober 2025 mengikuti kegiatan workshop pembelajaran mendalam dan pelaksana
Pelaksanaan Pendampingan OJT 3 Diklat PM Guru di SMK N 1 Pengasih
Pendampingan OJT 3 dalam rangka Diklat PM Guru di Locus SMK Negeri 1 Pengasih berlangsung sukses. Melalui kegiatan open class dilaksanakan di kelas Istiyani, M.Pd, Bekti Lest
Pendampingan OJT 2 Diklat PM Guru Locus SMK N 1 Pengasih
Kegiatan pendampingan OJT 2 Diklat PM Guru locus SMK Negeri 1 Pengasih terlaksana dengan baik. Kegiatan dalam bentuk open class untuk mengimplementasikan materi yang sudah dipelajarai s
Sosialisasi Program Bantuan Teaching Factory di SMK Kesehatan Sadewa Wates
SMK Kesehatan Sadewa Wates menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Bantuan Pemerintah Untuk Penguatan Teaching Factory (TEFA) tahun 2025. Program ini menjadi langkah strategis unt
SMK Negeri 1 Kokap Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Projek Kokurikuler
Kokap, 27 Agustus 2025 — SMK Negeri 1 Kokap menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dengan fokus pada penyusunan projek kokurikuler berbasis Profil Pelajar
